Tadi pagi, habis sholat subuh, spt biasa mama ku menyetel radio, untuk mendengarkan cerita subuh (mutiara pagi) disalah satu stasiun radio yg ada dikota ku.
Karena radio berdekatan dgn kamar ku, jadi bunyi radio yang letaknya diluar kamar ku, kedengaran hampir ke dalam kamar. Maklumlah, mama ku sengaja nyetel radio keras-keras, supaya anak-anaknya bangun dan sholat subuh. Jadi, ga perlu ke kamar untuk bangunin anak-anaknya. ^_^
Cerita pagi diradio kali ini cukup menarik. Yang aku dengar pas habis sholat subuh, tentang cerita sahabat Nabi Isa a.s. yang berkhianat padanya.
Aku memang tidak terlalu menyimak ceritanya dari awal. Yang tersimak oleh ku, pada saat Nabi Isa a.s. bersama para sahabatnya didalam perjalanan, Nabi Isa a.s. menanyakan, siapa yang telah memakan bekal mereka. Satupun temannya tidak ada yang menjawab. Kemudian, ditengah perjalanan mereka berhenti disalah satu kampung yang telah sepi ditinggal oleh warganya karena perang saudara.
Disitu, mereka beristirahat disalah satu rumah penduduk yang sudah kosong. Di rumah tersebut ada 5 potong emas murni. Mungkin emas milik penduduk yang telah meninggalkan rumahnya tersebut. Kemudian, salah satu sahabat Nabi Isa a.s. bertanya, kenapa emasnya hanya 5 potong saja? Padahal mereka semua ada berenam. Jadi emasnya tidak bisa dibagi-bagi.
Tapi Nabi Isa a.s. mengatakan bahwa 5 potong emas murni itu hanya untuk dia saja (sahabatnya yang bertanya tadi). Sahabatnya itu jadi kaget.
Akhirnya, sahabatnya tersebut mengakui bahwa yang memakan semua bekalnya itu adalah dia. Setelah dia mengakui, kemudian Nabi Isa a.s. memperbolehkan dia untuk mengambil semua emas tersebut. Kemudian, Nabi Isa a.s. dan ke empat sahabat lainnya, pergi meninggalkannya sendirian dirumah tersebut.
Tak lama setelah itu, datanglah sekumpulan perampok ke rumah tersebut. Sahabat Nabi Isa a.s. yang maruk dan pengkhianat tersebut akhirnya mati dibunuh oleh perampok tersebut.
Itulah balasan bagi orang yang suka berkhianat. Di akhir cerita, sang Uztad yang ku dengar saat berceramah di radio tersebut mengatakan bahwa, orang pengkhianat itu hukumannya tidak saja di akhirat kelak. Namun di dunia ini, dia juga pasti akan mendapatkan siksa dan hukuman, walau terkadang dia tidak menyadarinya!
Wslm.
