Semakin Dekat, Semakin Nyata!

Saat ini, tanda-tanda kiamat qubra alias kiamat besar memang masih belum terlihat. Tapi tanda-tanda kiamat kecil, yang tidak kalah mengerikannya dari tanda-tanda kiamat qubra, seperti yang pernah ku posting beberapa minggu yang lalu, sekarang susah mulai terlihat dan terdengar oleh indera kita.

Siang tadi, saat menonton sebuah acara berita di televisi, ada berita yang mengabarkan tentang aliran sesat. Aku lupa nama aliran sesat itu. Kalau ga salah, namanya Aliran Satrio P....?? (lupa! ntr klu tau, postingan ini ku edit lagi ^_^)

Salah satu ajaran di aliran sesat ini hampir sama dengan tanda-tanda (kiamat qubra) petaka akhir zaman, seperti yang pernah ku posting beberapa minggu yang lalu, yaitu: melakukan hubungan suami istri di depan si ketua aliran sesat.

Astaghfirullahal'adzim! Kiamat memang susah dekat dan semakin nyata. Belum lagi berita-berita yang pernah kita dengar, tentang adanya orang-orang yang menyebut bahwa dirinya adalah seorang Nabi, atau bahkan Malaikat. Tak tanggung-tanggung, ada pula yang men-cap dirinya sebagai Tuhan. Edan itu orang!

Umur dunia memang sudah sangat tua. Yang makin tua saja, kelakuannya semakin menjadi-jadi, alias tak mau dibilang sudah tua. Mereka masih ingin dibilang masih muda. MasyaAllah!

Kalau sudah begini, kenapa masih saja ada orang-orang yang belum mau bertaubat? Maaf, ini bukanya menceramahi atau bagaimana! Aku sendiri, terkadang juga susah buat taubat sm yang Diatas! *hehehe... ^_^*

Semuanya, kembali ke pribadi masing-masing. Mau taubat, Okeh! Ga mau taubat, juga Okeh! Kalau ga ada yang mau taubat, biar aku aja yang taubat. Ntar di akhirat, bisa-bisa cuman aku aja yang dapat surga! hahahaha... *ngarep amat!! ngaca!!*

hehehehehe.....


Wslm.

Sudah Sangat Tidak Toleran

Bagi ku, ini sudah sangat tidak toleran! Sudah tidak punya hati! Sudah tidak punya perasaan! Hampir sm kyk si kaki empat!

Bagaimana tidak? Baru kemaren tetangga sebelah menyuruh tukangnya untuk menutup bagian atap belakang rumahnya yang tepat berbatasan dengan rumah ku dengan seng, sekarang hanya sedikit cahaya yang matahari yang bisa masuk ke kamar kakak ku. Pasalnya, tembok yang membatasi rumah ku dengan tetangga sebelah, sekarang diperpanjang ke atas oleh tukangnya dengan menambah seng-seng diperbatasan. *hayooo!!! panjangin terus sampai ke atas langit!!! biar mereka capek!* suebel saiah! ;(

Hal ini tentu saja menyebabkan kamar kakak ku, yang ku diami saat ini semakin gelap. Bahkan saat matahari sedang terik diluar sana pun, aku tak akan tau jika tak keluar dari kamar. Bagi ku, perbuatannya ini sudah sangat tidak toleran.

Saat aku tanya ke mama, salah kita apa dengan orang sebelah? Apa kita ada kesalahan atau orang sebelah menyimpan dendam sama kita? Tapi mama ku menjawab, tidak!

Aneh juga rasanya. Dulu, sewaktu om dan oma ku masih hidup, mereka tidak pernah bertingkah yang menurut ku sudah kelewatan seperti ini! Bahkan sejak aku tinggal disini, waktu aku masih kelas 5 SD, sampai tamat kuliah tahun kemaren, mereka tidak pernah bertingkah aneh seperti ini. Emang salah kami sama orang sebelah itu, apa ya? Kalau soal kunjungan, Insya Allah setiap lebaran kami selalu berkunjung ke rumah mereka. Bahkan, mereka yang jarang datang ke rumah kami, kalau lebaran tiba. Kalau ada sedikit rezeki, seperti rambutan atau kuini dirumah kami berbuah, kami selalu memberi orang sebelah. Terus, salah kami apa? sehingga sikap mereka saat ini bagi ku begitu kejam? Kenapa semua jalur sinar matahari untuk sampai ke kamar ku dan rumah ku ditutupnya hampir rapat seperti itu?

Jangan mentang-mentang rumahnya besar dan bertingkat, dia bisa seenaknya! Jangan karena usia mereka lebih besar dari orang tua ku, mereka bisa seenaknya! Toleransi dikit, knp??? Bukannya hidup bertoleransi antar tetangga itu, dapat pahala dari Yang Diatas? Padahal mereka sudah pegang titel Haji dan Hajjah, tapi kenapa sikap mereka begitu? Salah kami apa?

Lihatlah sekarang! Saat matahari sedang terik-teriknya diluar sana, mau tidak mau aku terpaksa harus menghidupkan lampu kamar ku disaat siang terang benderang. Aturan kami bisa berhemat listrik, sekarang yang terjadi malah sebaliknya. Kejam sekali orang-orang seperti itu. Tidak punya sikap toleransi antar bertetangga! Tidak punya hati! Dan parahnya, ternyata mereka tidak punya perasaan sedikit pun!

Tunggu aja ntar!! Kalau udah punya duit banyak, jangankan 3 lantai, sampai tingkat sepuluh bahkan seratus sekalipun, bakalan aku bikin! Biar rumah ku dapat sinar matahari yang banyak. Biar tidak ada yang menganggu lagi! Biar aman, damai dan tenteram diatas sana. Kayak kemaren, waktu bersantai-santai ria di lantai dua bareng kursi goyang, ditemani sm angin yang sepoy-sepoy... bikin tidur siang ku makin pulas... hhehehe... nikmat euy!!! (^_^)


Wslm.

Tetangga Yang Tak Toleran

Emg sebel plus kesel kalau punya tetangga yang tak punya rasa toleransi sedikit pun. Belum selesai perkara kamar mandi yang dibangunnya sekitar beberapa tahun yang lalu, yang tepat bersebelahan dengan kamar tidur ku dan hanya dipisahkan dengan tembok setinggi 2 meter dan gang yang berjarak skitar setengah meter, sekarang tetangga sebelah rumah ku memasang atap ditempat yang sama. Alhasil, sinar matahari yang biasanya masuk ke kamar kakak ku sekarang sudah tidak bisa lagi ku lihat. Padahal dampak dari kamar mandi itu banyak negatifnya. Mau tidak mau, hampir tiap pagi hidung ku mesti peka dengan bau-bau tak sedap yang datang setiap pagi dari WC tersebut. Kalau udah gn, gmn cara aku mau buka kamar jendela di waktu pagi?

Selain itu, tujuan ku pindah dari kamar lama ku ke kamar kakak ku sekarang adalah karena cahaya sinar matahari yang didapat dari kamar kakak ku lebih banyak dari kamar ku yang dulu. Jadi, bisa ganti udara setiap pagi.

Kalau sudah begini, jangankan sinar matahari yang bisa ku dapat setiap aku bangun tidur, untuk melihat bintang dari jendela kamar kakak ku sambil tiduran saja, sekarang sudah ga bisa lagi, lantaran langitnya ditutup dengan atap seng yang dipasangnya sekitar dua hari yang lalu.

Lapor ke mama, jawabannya adalah SABAR. Yach, mau tidak mau aku mesti sabar lagi! Intinya, kita harus mengalah. Kalau orang itu tidak mau mengalah, kitalah yang mesti mengalah. Kalau ga, hubungan antar tetangga bisa berantem m’lulu! *yups! Bener banget!* Kalau dipikir-pikir, sepanjang thn kemaren kayaknya aku udah banyak bgt bersabar. Tapi kok hasilnya gn?

Yayayaaa... Tapi, masa mesti sabar lagi? Mentang-mentang rumahnya besar dan bertingkat, apa dia bisa seenaknya? Jangan gt donk! Mau ga mau, kita hidup kan bertetangga, jadi mesti toleran dikit sama yang disebelah juga donk!

Tidak hanya itu, beberapa minggu yang lalu, karena tetangga sebelah juga punya bengkel, masa kegiatan perbengkelannya dilakukan sampai malam hari? Ribut! Itu sama aja dengan mengganggu ketenangan orang buat beristirahat di malam hari. Tapi sekali lagi, kuncinya adalah SABAR.

Untung saja saat ini oma ku sudah ga ada. Kalau beliau masih ada, pasti beliau marah seperti kejadian bengkel motor yang buka didepan rumah sampai malam, sekitar 8 tahun yang lalu.

Sekali lagi, sabar adalah kunci dari segala masalah. Pengen nuntut, takut hubungan yang harmonis berubah jadi benci. Mau ga mau, mending diam aja, liatin aja, biarin aja, dan coba untuk sabar menghadapinya. Yach, sabar for forever!


Wslm.

malu

Sepengetahuan ku, baru kali ini ada yang menyatakan "malu" kepada ku. *apa pasalnya?* Pagi tadi, saat menunggu panggilan untuk tes wawancara kerja diruang tunggu, tiba-tiba saja teman kuliah ku dulu, Reno berkata bahwa dia kemaren sangat malu saat melihat ku. Dia malu karena pada saat tes tertulis yang dilaksanakan hari Sabtu kemaren, dia tidak memakai jilbabnya. Setahu ku, sejak awal tahun 2008 lalu Reno telah memutuskan untuk berjilbab. Walaupun jilbabnya ketat (seperti yang dipakai kebanyakan cewek berjilbab pada masa kini), bagi ku itu tidak apa-apa. Asal dia telah berkorban untuk menutup rambutnya di hadapan umum, tapi dia masih pakai baju ketat juga, itu adalah urusan dia dengan Allah.

Awalnya, aku juga kaget saat dia masuk ruangan tes tanpa mengenakan jilbab. Rencananya seusai tes tertulis tersebut aku mau nanya, kenapa dia ga pakai jilbab? Tapi aku takut. Aku takut kalau omongan ku bisa membuat orang sakit hati atau bahkan benci pada ku, seperti yang terjadi beberapa bulan yang lalu. Jadi ku biarkan saja. Itu urusan dia. Bukan urusan ku. Dan aku juga tidak membeberkan kejadian ini kepada teman-teman yang lain. Hanya di blog ini saja ku ceritakan kejadian ini.

Saat sedang menunggu giliran tes wawancara tadi pagi, Reno bilang pada ku bahwa dia sangat malu berhadapan dengan ku saat itu, lantaran dia saat itu dia tidak memakai jilbab saat tes tertulis sabtu kemaren. Reno mengira bahwa aku tidak ikut tes kerja tersebut. Tapi dia tidak menyebut apa alasannya kenapa saat itu dia tidak memakai jilbab.

Aku juga telah salah sangka pada Reno, aku kira Jakarta telah mengubah dirinya secepat itu. Aku kira gara-gara pekerjaan dia melepaskan jilbabnya. Ternyata perkiraan ku salah. Hanya sehari itu saja dia tidak memakai jilbab. Mukanya merah dan Reno hanya bisa menunduk saat dia tahu bahwa ternyata aku juga ikut tes itu. Dia malu pada ku. Entah kenapa, teman-teman kuliah ku dulu banyak yang menganggap aku sebagai perempuan alim/muslimah. Padahal kalau diteliti, aku tidak sebaik yang mereka bayangkan. Makanya Reno sangat malu pada ku saat dia melepas jilbabnya sehari itu.

Tapi aku senang, jika teman-teman ku masih menganggap aku sebagai perempuan baik-baik. Dan malu pada ku. Bagi ku, itu artinya aku memiliki wibawa di mata mereka. *cieeee...!!! huyy...huyy..huyy...* hehehee...
Insya Allah aku akan terus berusaha mempertahankan dan memperbaiki anggapan mereka. ^_^


Wslm.

Jalan-jalan Ke Padang Sidempuan

Setelah 3 hari jalan-jalan ke Padang Sidempuan, akhirnya sekarang bisa ngeblog lagee!!! (^_^). Aku mau cerita tentang jalan-jalan ku ke Padang Sidempuan, Ibukota Kabupaten Tapanuli Selatan - Sumatera Utara. *ich! narsis jg yach!* hwehehehe... sesekali, gpplah!! still in privat blog! ^^

Perjalanan ke P. Sidempuan kali ini, sebenarnya bukan untuk jjs alias jalan-jalan santai. Melainkan untuk menghadiri baralek/kondangan anak dari kakak papa ku. Karena kegiatan ku sekarang masih banyak libur, jadi aku ikut kesana. Menyenangkan juga melihat-lihat nagari orang. Selain itu, juga bisa mengenal adat dan budaya mereka. Yang paling menyenangkan itu adalah saat melihat dan mendengar orang asli sana berbicara dengan bahasa daerahnya. Lucu juga. Pas mereka ngomong dan lihat ke arah ku pakai bahasa mereka, aku-nya cuman bisa senyum-senyum aja. Soalnya, ga ngerti sm omongan mereka! ^_^

Sabtu siang kemaren, aku, om, tante dan kedua ortu ku berangkat dari Padang menuju Padang Sidempuan, ba'da Dzuhur. Rencananya, mau berangkat pagi. Tapi berhubung karena paginya aku ada tes tertulis disalah satu perusahaan di kota ku, akhirnya kami berangkat siang hari. Sekitar jam setengah satu malam, kami sudah disambut oleh keluarga papa ku yang disana. Setiba disana, ngomong-ngomong sebentar, sholat Isya, habs itu tidur! ^^

Sebenarnya ga ada cerita menarik dari perjalanan ini. Selain tujuan jalan-jalan ke P. Sidempuan kali ini bukan untuk jalan, tapi karena ini adalah kali pertamanya aku berkunjung ke rumah tante ku yang satu ini. Selama diperjalanan kami melewati tugu dan monumen garis equator (garis khatulistiwa) di kota Bonjol. Seperti yg ku bilang tadi, ini juga adalah pertama kalinya aku melihat dan melintasi tugu garis khatulistiwa. Tapi sayang bgt, aku ga bisa ambil potonya. Soalnya, kami cuman lewat, ga berhenti. Jadi ga bisa ambil potonya! T_T

Habis sholat maghrib dijalan, perjalanan dilanjutkan menuju daerah rimbo panti. Dengar2 cerita dari papa ku, katanya dulu ada kisah nyata berjudul "Tersapa di Rimbo Panti". Singkat cerita, pada masa PRRI dulu ada seorang yang kabur dari tahanan (aku juga ga ingat namanya). Orang itu kabur ke daerah rimbo panti. Dulu, rimbo panti terkenal dengan hutannya yang sangat kelam dan lebat. Saking lebat dan kelamnya, kita pun tidak bisa melihat langit disiang hari. Jadi tidak tahu apakah waktu itu hari siang atau malam. Jadi ceritanya, orang tersebut tersesat dan tersapa dirimbo panti. Sudah dicari-cari oleh orang, tetap saja orang itu tidak ditemukan. Aku juga tidak tahu berapa lama dia tersesat disana. Namun papa ku bilang, saat dia tersesat didalam hutan itu, dia serasa masuk istana. Intinya, dia curi oleh orang bunian (sejenis makhluk halus yang hidup di dalam hutan). Akhirnya, orang tersebut berhasil juga ditemukan oleh penduduk sekitar. Namun sayangnya, orang tersebut sudah hilang ingatan. Begitu ceritanya! ^^

Disepanjang perjalanan di daerah rimbo panti, aku yang sore harinya sempat pusing dan muntah karena jalannya yang berkelok-kelok, mata ku kembali terbuka melihat hutan disepanjang daerah itu. Dibagian kiri kanan jalan, yang terlihat hanya hutan lebat yang akarnya menjuntai-juntai kebawah, mirip pohon beringin. Ditambah lagi waktu itu malam, aku jadi teringat cerita tetangga ku yang sekitar setahun yang lalu ada salah satu penumpangnya yang bertingkah aneh didalam mobil, saat perjalanannya ke Medan. Tapi sekarang, daerah rimbo panti sudah terang. Disepanjang jalan yang panjangnya kurang lebih 5Km, sudah diterangi dengan cahaya lampu dipinggir jalannya.

Habis lewat dari sana, aku kembali pusing. Sepertinya aku terkena mabuk darat lagi. Karena takut kejadia muntah tadi siang datang lagi, aku kembali tidur. Menuju Ibukota Kabupaten Mandailing, Panyabungan, mata ku tidak bisa tidur. Disepanjang jalan, aku melihat rumah-rumah kecil seperti pondok. Ternyata itu adalah tempat pemondokan pesantren. Banyak anak-anak pesantren disana. Mulai dari yang putra sampai yang putri. Anak-anak pesantren sana memakai sorban dikepalanya. Jadi papa ku menyebutnya sebagai haji kecil. Karena anak2 pesantren yang putranya, disepanjang jalan itu banyak yang pakai sorban waktu keluar dari pondok/rumah mereka. Karena waktu itu sudah gelap, jadi aku tidak bisa melihat mereka dengan jelas. Pas mau pulang, akhirnya aku bisa melihat bentuk2 pemondokkan dan anak-anak pesantren itu. ^^

Sekitar jam setengah sebelas, aku masuk angin. Itu karena om ku yang perokok, tidak menutup kaca jendela. Jadinya, aku yang jadi korban! ;(
Setiba dipasar di kota Panyabungan, kami minum bandrek. Aku kira bandrek itu sama dengan skotang yang seperti dijual di Pasar Raya Padang. Tenyata tidak, bandrek itu cuman susu ditambah dengan air jahe, dan tidak ada isinya seperti kacang tanah, kacang hijau, atau roti tawar yang dipotong kecil2. Selain itu aku juga minta mie rebus. Namun Ya Allah, mie rebus-nya super bgt pedasnya! Jadi, aku makan mie-nya sama papa ku.

bandrek

Keesokan paginya, setelah sholat Subuh, aku jalan-jalan disekitar rumah tante ku itu, sambil bawa kamera. Terserah mau foto apa. Apa yang menarik menurut ku, aku foto. Inilah salah satu yang menarik:

vespa motor

Ini adalah sejenis kendaraan transportasi di Padang Sidempuan. Oya, ternyata di Kab. Tapanuli Selatan ini, mayoritas penduduknya adalah Islam. Jadi, disepanjang perjalanan, aku jarang menemukan gereja, seperti yang aku bayangkan sebelumnya, bahwa kalau sudah masuk provinsi Sumatera Utara, pasti banyak dijumpai gereja. Ternyata didaerah ini tidak juga! Hanya satu atau tiga gereja saja yang aku lihat saat sebelum masuk ke Kota Padang Sidempuan.

Dari sekian banyak tempat baralek/kondangan yang aku hadiri bersama orang tua ku, menurut ku baralek kali ini adalah baralek yang sangat sederhana sekali. Tidak banyak berkomentar, justru inilah baralek yang paling aku kagumi. Baralek yang sangat sederhana sekali. Menariknya, mungkin kini karena kebudayaan mereka, jam setengah 8 pagi, mempelai pria sudah datang ke rumah mempelai wanita. Padahal jadwal menikahnya adalah jam 10 pagi. *wuihhh...!! bener2 on time yach!! beda kyk d Padang!* hu'uh! ^^

Selain itu, disinilah untuk yang pertama kalinya aku melihat mempelai pria turun tangan untuk mengangkat piring yang sudah selesai makan bersama, dan meletakkannya ke belakangan (ke dapur). Kalau dalam bahasa minangnya, dinamakan 'manatiang piriang'. Pokoknya, beda bgt sm yang di Padang, dimana kedua mempelai ibarat menjad raja dan ratu selama satu hari. Pernikahan dan baralek yang sangat sedehana sekali. Aku doakan semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah dan warrahmah, serta kekal abadi pernikahan mereka sampai nanti, bahkan hingga ke akhirat nanti. *Amin...!!* ^_^

Minggu siang, kami sudah berangkat menuju Bukittinggi, karena ke esokan harinya tante ku sudah harus mengajar lagi. Selain itu, kami juga tidak sempat keliling2 kota P. Sidempuan. Hanya foto ini yang ku ambil dari mesjid tempat kami sholat Dzuhur.

kota Padang Sidempuan

Habis dari sini, kami pun berangkat menuju Bukittinggi. Makanya, ku bilang perjalanan in kurang menarik. Selain uni ku ga ikut, jjs kali ini ga sampai ke Medan. Soalnya, aku belum pernah ke Medan. Berencana mau ke sana, tapi kapannya, aku ga tau! ;(

Diperjalanan menuju Bkt, di tengah hutan (bukan hutan rimbo panti), ban mobil kami pecah. Terpaksa papa dan om ku mengganti ban mobil disana. Tempatnya cukup mengerikan. Yang ku lihat, kiri kanan-nya hanya hutan lebat. Dan satu dua mobil dan motor lewat. Aku takut keluar, dari jendela aku melihat kunang-kunang. Melihat itu, timbul ingatan ku tentang cerita nenek ku. Beliau pernah bilang, katanya kalau kunang-kunang itu adalah kuku orang mati. Tentu saja, aku tambah cemas. Sudah hari gelap, ban mobil pecah, itupun ditengah hutan. Satu dua mobil, ku coba untuk berhenti, tapi ga ada satupun yang berhenti. Untunglah, setengah jam setelah itu ban mobil siap dipasang dan perjalanan pun kami lanjutkan. Selama diatas mobil, aku hanya bisa berdoa kecil2 dan berdzikir. Karena itu yang dikatakan oleh uni ku, saat aku sms dia malam itu.

Dan Alhamdulillah, sekitar jam setengah 11 kami sudah tiba di Bkt. Istirahat semalam disana, dan keesokan paginya kami kembali menuju Padang. Sekitar pukul1 siang, kami tiba di Padang. Turunin barang dari mobil, sholat Dzuhur, habis itu aku pun tertidur. ^_^


Wslm.

Petaka Akhir Zaman (Urutan Waktu dan Peristiwa-Peristiwa Yang Sedang Kita Nantikan!)

Bagiku, membaca cerita tentang terjadinya kiamat berserta proses-prosesnya, merupakan suatu bacaan yang paling menarik bila dibandingkan dengan cerita-cerita percintaan, perselingkuhan, pertengkaran, dan cerita-cerita fiksi lainnya, yang saat ini banyak tersebar dibanyak toko buku, disamping cerita-cerita komik petualangan yang juga merupakan bacaan kesukaan ku. Biasanya kalau sudah membaca cerita yang bertema kiamat, aku langsung terdiam dan berpikir sejenak tentang apa yang telah ku baca tersebut. Berpikir, apa yang akan aku lakukan saat semua itu terjadi? Padahal hidup ku didunia ini belum berarti apa-apa. Masih kosong melompong. Bahkan dl pernah aku sampai tidak tidur, gara-gara memikirkan tentang betapa dahsyatnya kiamat itu.

Sabtu siang kemaren, rencananya aku mau mengurus kartu pustaka daerah ku. Karena kata petugasnya belum selesai, maka ku sempatkan untuk baca-baca sebentar. Sebelumnya aku juga telah membaca poster tentang terjadinya kiamat yang ditempel disalah satu rak di pusda (pustaka daerah). Namun kali ini, aku ingin mencatatnya, sekalian untuk mempostingnya diblog ku.

Awalnya, aku berencana untuk memposting cerita ini diblog ku di multiply. Tapi, ku urungan rencana ku. Takutnya, nanti banyak yang ngasih comment atau malah ada yang bilang kalau aku sok alim, yang ujung-ujungnya bisa terkena riya’ (suatu sifat tercela yang diharamkan dalam Islam, yang hampir mendekati sifat sombong). Untuk menghindari itu semua, mending ku posting disini saja. Kalau mereka ketemu sm blog ku ini, Alhamdulillah. Berarti aku bisa menyampai berita baik ini. Kalau tidak, yaaa.. mau gmn lagi? ^_^

Baiklah, tentang hal-hal yang menyangkut petaka akhr zaman akan ku ceritakan lewat blog privat ku ini, semampu ku. Kalau tidak ada keterangannya, itu disebabkan karena terbatasnya waktu ku untuk mencatat segala hal yang berkaitan dengan kiamat. Selain itu, poster tsb tertempel. Jadi, mau tidak mau aku harus nulis sambil berdiri. Hal ini, tentu aja bikin aku capek. Karena lebih dari 45 menit aku cuman berdiri bwt nulis ini.

Petaka Akhir Zaman (Urutan Waktu dan Peristiwa-Peristiwa Yang Sedang Kita Nantikan!):

PERANG AKHIR ZAMAN (ARMAGEDDON).
Merupakan perang persekutuan Internasional yang mencakup agama dan politik. Perang ini merupakan awal terbukanya tanda-tanda kiamat Qubra (kiamat Besar), yang jika terjadi makan yang lainnya akan segera menyusul. Peristiwa ini terjadi berbarengan dengan munculnya Imam Mahdi.

MUNCULNYA IMAM MAHDI/MUHAMMAD BIN ABDULLAH AL MAHDI AL FATHIMI AL QURAISY.
Merupakan keturunan Rasulullah SAW dan termasuk salah satu Khulafur Rasyiddin. (Untuk keterangan yang satu ini, aku ga bisa mencatatnya dengan lengkap, soalnya waktu ku cuman dikit bwt merada dipusda hari itu).

PERANG MELAWAN SEMENANJUNG ARABIA.
Mereka adalah suku Quraisy yang dipimpin oleh seorang laki-laki yang bernama Sufyani, yang meminta bantuan kepada suku para pamannya, yaitu: Suku Kalab. Namun Imam Mahdi berhasil mengalahkan mereka.

PERANG MELAWAN PERSIA.
Rasulullah SAW bersabda: "Kalian akan memerangi negeri Persia dan Allah akan menaklukkannya untukmu" (H.R. Muslim). Menurut sebagian pendapat, mereka adalah kelompok Syi'ah Iran (Persi) yang merupakan musuh Ahlus Sunnah.

PENGKHIANATAN RUM DAN KEDATANGAN MEREKA UNTUK MENYERANG.

MALHAMAH QUBRA.
Merupakan pertempuran terdahsyat yang terjadi antara kaum muslimin dengan Rumawi. Dalam pertempuran ini, kedua belah pihak tidak lagi menggunakan senjata modern, namun hanya menggunakan kuda dan pedang. Karena semua senjata modern telah musnah dalam peristiwa perang besar akhir zaman (Armageddon). Pertempuran ini terjadi disebuah daerah yang bernama Ghutah dekat Damasykus, tempat pusat kaum muslimin saat itu.

PENAKLUKAN KONSTANTIN.
Keunikan peristiwa ini adalah, ditaklukkannya Konstantin tanpa menggunakan pedang dan panah. Namun hanya menggunakan tahlil dan takbir. Peristiwa ini terjadi berbarengan dengan munculnya Dajjal.

MUNCULNYA DAJJAL.
Ia merupakan keturunan Nabi Adam, tubuhnya gemuk, kulitnya merah, rambutnya keriting dan lebat, matanya buta sebelah, seperti buah anggur yang tersembul. Diantara kedua matanya terdapat tulisan ka fa ra. Masa hidup Dajjal dibumi untuk menebar fitnah adalah 40 hari.

TURUNNYA NABI ISA A.S. DAN TERBUNUHNYA DAJJAL.
Tatkala Dajjal melihat Nabi Isa A.S., maka tubuhnya meleleh seperti melelehnya garam dalam air. Kemudian ia terbunuh oleh Nabi Isa A.S. dengan pedangnya dipintu Lodd (Majma'u Zawa'id : 7/344). Nabi Isa A.S. akan turun ke dunia dimenara timur Damsyiq, disaat kaum muslimin hendak mengerjakan shalat berjamaah.

PERANG MELAWAN YAHUDI.
Merupakan perang terakhir antara kaum Muslimin dengan orang-orang Yahudi. Dalam perang ini pemimpin mereka Dajjal terbunuh, sehingga seluruh orang-orang Yahudi juga akan terbunuh sebanyak 70.000 orang.

PENAKLUKAN ROMA.
Sesuai dengan sabda Nabi, bahwa bangsa Roma ditaklukkan setelah penaklukan Konstantinopel (H.R. Ahmad : 2/176).

PERANG DENGAN BANGSA TURK.
Ada yang berpendapat bahwa bangsa Turk saat ini adalah orang-orang China, Rusia, Jepang, Mongol dan yang sejenis dengan mereka.

MUNCULNYA YA'JUJ DAN MA'JUJ.
Mereka adalah keturunan Yafidz, ayah Tark dari Nabi Nuh A.S. (An-Nihayah : 152). Mereka turun kedunia untuk berbuat kerusakan. Tidak ada satu manusia pun yang sanggup melawannya, kecuali doa dari Nabi Isa A.S. kepada Allah yang menurunkan ulat dari langit, yang menggerogoti tubuhnya, kemudian mati seketika. Saat ini kaum Ya'juj dan Ma'juj masih berada didalam dinding yang pernah dibangun oleh Raja Dzulqarnain dengan menggunakan besi dan tembaga yang dicor. Menurut sebuah riwayat, dinding tersebut terletak disebuah pegunungan Kaukakus antara Turki dan Rusia. Dan dinding tersebut tidak akan hancur kecuali saat datangnya janji Allah kepada mereka, yaitu: akhir masa Nabi Isa A.S. dan Imam Mahdi.

MASA-MASA AMAN.
Masa-masa ini mulai terjadi pada akhir masa kehidupan Nabi Isa A.S. dan Imam Mahdi, yaitu setelah Nabi Isa A.S. menghancurkan salib, membunuh babi, menolak upeti dan melimpahkan harta, sehingga tidak seorang pun yang mau menerima pemberian (hibah). Kemudian Nabi Isa A.S. memadamkan segala sebab peperangan dan manusia akan hidup dalam suatu masa yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Binatang buas akan menjadi jinak, bumi akan menebarkan keberkahan dan menurunkan kebaikannya.

WAFATNYA NABI ISA A.S. DAN IMAM MAHDI.
Nabi Isa A.S. dan Imam Mahdi hidup satu masa. Setelah 7 tahun tinggal didunia, maka Allah mewafatkan keduanya. Mereka akan dishalatkan oleh orang-orang muslim (H.R. Ahmad : 2/406 - Fathul Bari : 6/493).

TERBITNYA MATAHARI DARI BARAT.
Sebelumnya, ia akan didahului oleh waktu malam yang sangat panjang, hingga disebutkan bahwa seorang muslim telah mengerjakan shalat malam hingga letih dan telah tifur hingga pulas. Ini pertanda bahwa besok pagi matahari akan terbit dari barat. Peristiwa ini hanya terjadi satu hari. Keesokannya matahari akan terbit sebagaimana biasanya. (habis baca yang ini, besok paginya aku langsung lihat matahari dipagi hari terbitnya disebelah mana. Alhamdulillah, ternyata matahari masih terbit disebelah timur..) *hehehehe... ^_^*

KELUARNYA BINATANG BUMI YANG DAPAT BERBICARA.
Binatang-binatang tersebut akan keluar dari Makkah Mukarramah, dari Masjid yang terbesar (Majma'u Zawa'id : 6-7-8). Dia akan keluar 3 kali. Pertama di lembah, kemudian sembunyi, lalu keluar keluar di suatu desa, kemudian sembunyi lagi. Dan yang ketiga akan muncul dari Makkah (Q.S : An-Naml Ayat 82). Binatang ini akan memberi tanda pada setiap manusia, hingga nampak siapa yang beriman dan yang kafir.

KELUARNYA ASAP.
Hal ini menyebabkan seorang mukmin seperti demam dan orang kafir seperti melepuh dan keluar asap dari telinganya. Asap ini muncul sebagai peringatan awal bagi orang-orang kafir, ia akan berjalan selama 40 hari dan meliputi semua manusia.

DATANGNYA ANGIN LEMBUT YANG BERTIUP UNTUK MENGAMBIL ARWAH ORANG MUKMIN.
Angin ini datang dari arah Yaman dan dalam riwayat lain disebutkan dari arah Syam. Setelah kejadian ini, tidak ada lagi manusia yang menyebut lafadz Allah. Kejahatan menyebar di semua muka bumi, sampai-sampai seseorang menerkam wanita dan menzinanya ditengah-tengah jalan, sehingga orang terbaik saat itu berkata: "alangkah baiknya jika aku melihat wanita tersebut dibalik tembok ini". Ia tidak mengingkari, namun manganjurkan agar tidak mengerjakannya terang-terangan. (kira-kira gambaran seperti inilah yang ku saksikan pada world cinema Turtles Can Fly, yang ditayang di Metro TV kmrn malam. Sadis!)

PENGHALALAN BAITULLAH DAN PENGHANCURAN KA'BAH.
Terjadi setelah tidak ada lagi seorang mukmin pun dimuka bumi, setelah penghancuran Ka'bah dan Baitullah tidak dimakmurkan lagi selamanya. Adapun yang menghancurkan Ka'bah saat itu adalah seorang lelaki botak dari Habsyah bernama Dzu-Suwaiqataini. Ia menghancurkan Ka'bah, merusak perhiasan, melepas kiswahnya dan mengambil batunya satu per satu dengan sekop dan cangkul.

KEHANCURAN MADINAH DAN KELUARNYA SELURUH MANUSIA DARINYA.
Peristiwa ini terjadi menjelang terjadinya goncangan dahsyat di 3 wilayah. Ia juga berdekatan dengan peristiwa api besar yang akan menGgiring manusia menuju Mahsyar. Saat itu kota Madinah tidak lagi dihuni manusia.

PEMBENAMAN BUMI DI TIMUR, BARAT DAN TANAH ARAB.
Ketiga tanda ini tidak akn dialami oleh orang mukmin. Karena mereka telah wafat sebelumnya, disebabkan oleh angin yang datang dari arah Yaman. "Sesungguhnya kiamat baru akan terjadi pada seburuk-buruk manusia".

MUNCULNYA API YANG MENGGIRING MANUSIA KE MAHSYAR.
Api tersebut tidak akan membiarkan seorang kafir pun, akan tetapi ia akan menggiring manusia menuju Mahsyar dengan sejadi-jadinya. Maka barang siapa yang terlambat dibelakang, ia akan terbakar.

BERDIRINYA KIAMAT, PENIUPAN SANGKAKALA DAN KEHANCURAN ALAM SEMESTA.
Pada peniupan sangkakala yang pertama, hancurlah seluruh alam semesta dan isinya dengan seluruh isi-isinya. (Q.S : Az-Zumar Ayat 68).

PENIUPAN KEDUA DAN KEBANGKITAN SELURUH MAKHLUK, SERTA BERKUMPULNYA MEREKA DI MAHSYAR.
Pada tiupan kedua, bangkitlah semua makhluk untuk bersiap-siap memasuki alam padang Mahsyar diakhirat. Terompet/sangkakala adalah seruling yang bentuknya seperti tanduk besar yang siap ditiup oleh Malaikat Israfil yang menunggu kapan diperintahkan untuk meniupnya. Tiupan yang pertama adalah untuk mengejutkan manusia dan membinasakan mereka dengan kehendak Allah SWT (Al-Hajj, Ayat 1-2).

Sebelum terjadinya Asyratus Sa'ah Al Qubra (Tanda-Tanda Kiamat Besar), Rasulullah SAW menceritakan beberapa tanda-tanda kecil lainnya yang telah terjadi, diantaranya:
  • Penaklukkan Baitul Maqdis.
  • Menyebarnya penyakit Tha'un di Anwas. (aku jg tidak tahu ini sejenis penyakit apa, dan dimana tempat pastinya. waktu aku lihat di peta, ga ada nama daerah di peta!).
  • Terjadinya berbagai macam fitnah.
  • Menyebarnya perjudian, arak (mabuk-mabukkan), zina, perampokkan dan musik dianggap halal.
  • Banyaknya kemusyrikan dikalangan umat Islam.
  • Budak wanita melahirkan tuannya.
  • Orang tua banyak bersikap seperti anak muda.
  • Tersebarnya penyakit kikir dan bakhil. (sepertinya penyakit kikir alias pelit ada pada ku!)
  • Banyak perdagangan dan pasar semakin berdekatan.
  • Mengucapkan salam hanya kepada orang yang dikenalnya.
  • Lenyapnya orang-orang shalih.
  • Banyaknya kebohongan dan sumpah palsu. (inilah yang baru-baru ini terjadi/menimpa diri ku! jahat sekali orangnya!)
  • Banyaknya kematian mendadak.
  • Wanita-wanita berpakaian, tapi telanjang. (yang ini juga sudah lumayan banyak terjadi saat ini, apalagi wanita-wanita berjilbab yang berpakaian ketat! *nyemplak dari ujung rambut sampai ujung kaki* hu'uh!
  • Banyak hujan, tapi tumbuh-tumbuhan hanya sedikit.
  • Banyak huru-hara dan pembunuhan.
  • Disia-siakannya amanat. (apakah orang yang aku beri amanat waktu itu, telah menyia-nyiakan amanat ku? kalau iya, kejam sekali orang itu pada ku! apa salah ku padanya?)
  • Munculnya orang-orang yang mengaku sebagai Nabi, bahkan jumlahnya mencapai 30 orang.
  • Banyaknya kaum wanita dan sedikitnya kaum pria, sehingga perbandingannya mencapai 50 : 1.
  • Banyaknya perbuatan keji, pemutusan silaturahmi dan buruknya hubungan antar tetangga. (ini jg yang terjadi pada ku dan keluarga ku, entah kenapa beberapa tahun belakangan ini keluarga dijauhi oleh orang-orang terdekat kami, dan entah kenapa pula tiba-tiba saja aku dijauhi oleh orang yang ku sayang, yang sudah ku anggap sebagai sahabat ku!?)
  • Dihilangkannya ilmu dan kebodohan merajalela.
  • Orang-orang gunung berlomba-lomba dalam membangun gedung.
  • Sering terjadi gempa bumi, tanah longsor dan perubahan muka (bumi), serta kerusuhan.
  • Orang yang hina diberi kedudukan yang terhormat, dll.
Melihat/membaca tanda-tanda kiamat kecil saja, sudah membuat ku takut, apalagi jika kiamat yang sebenarnya (kiamat Qubra) benar-benar kita temui? Apa yang akan kita lakukan?

Sempat terpikir oleh ku, kalau tanda-tanda itu sudah datang, bagaimana cara menghindarinya? Ibarat mau terserang penyakit flu, kita pasti menemukan tanda-tanda seperti pusing atau sebagainya. Dan cara untuk mengatasinya, adalah dengan cara minum obat. Nah, kalau tanda-tanda kiamat seperti ini, ditambah lagi tanda-tanda tersebut sudah bisa dilhat dengan mata kepala kita sendiri, bagaimana cara mengatasinya?

Jika semua sudah terjadi, mungkin dengan kembali kepada ajaran-Nya lah kita dapat mensiasati tanda-tanda tersebut. *semoga* Amin!! ^_^

Sekiranya, segitu dl yang dapat ku sampaikan. Aku benar2 takut setiap habsi membaca cerita yang bertemakan kiamat. Entah malam ini dapat tidur nyenyak lagi, entah tidak, aku tidak tahu! Aku takut! *takut, tapi seru!!* hu'uh!! kyk keripik! pedas-pedas manis!! ^_^


Wslm.

Lady Biker

Inilah akhir tahun yang paling mengesankan sepanjang 21 tahun hidup ku. Ada banyak cerita yang akan ku bahas diblog privat ku ini. Mulai dari hari akhir di tahun 2008, hingga permulaan hari ditahun 2009.

Ok dech, ku bahas satu-satu yach! v(^_^)v

Pagi tanggal 31 Des 2008, kami sekeluarga berangkat menuju Bukittinggi. Tujuannya bukan untuk merayakan tahun baruan, emang dari dulu-dulunya keluarga kami tak pernah meng-istimewakan hari pergantian tahun tersebut. Karena dalam Islam, pergantian tahun masehi tidak ada perayaan istimewanya layaknya yang dilakukan oleh kaum-kaum non muslim dalam pergatian tahun masehi. Lagipula, dari rumah, tujuan ku kesana tidak lain adalah supaya bisa tidur pulas (karena udaranya yang jg mendukung) dan yang paling kusukai adalah: bermain sepeda! Coz i’m a lady biker. (itu versi ku! hehehe...)

Dijalanan menuju Bkt, aku sempat nangis alias ngambek. Soalnya kamera digital yang aku pinjam sm kakak ku, yang udah aku persiapkan pada malam harinya, tanpa sengaja, besok pagi pas mau ngunci tas ransel ku, kameranya malah tinggal. Huuu…!! Cedih dech, ga bisa poto-poto. (bukan mem-poto diri ku, tapi mau poto alam)

Setiba disana, tanpa menurunkan barang-barang diatas mobil, aku langsung menyambar sepeda ku. Tambah angin sedikit ke tempat tambal ban, kemudian langsung keliling kampung. Hahaha... nikmat! Tapi pas ditanjakan aku terpaksa ngajak sepeda ku jalan bareng. Soalnya, ga kuat kalau naik sepeda pas ditanjakan. Berat!

Rata-rata, hampir semua kampung/jorong yang ada dekat perumnas Kubang Putiah, tempat aku tinggal, aku jelalajahi dengan sepeda federal milik kakak ku dulu. Padahal waktu itu jam 11 siang. Tapi karena diriku emg hobi bgt bersepeda, panas dikit, tak apa-apalah. Lagian itu kan di Bkt, jadi ga kerasa panasnya. Biarpun hari panas, tetap masih terasa dingin. Apalagi perumahan ku letaknya di kaki gunung Merapi. ^_^

Pas dijalan, aku sempat diteriaki sm anak-anak sana. Masa sepeda ku dibilang barang second? Mungkin karena sepedanya belum dicuci kali ya, jadinya keliatan kumal, trs di kira barang second! Hehehe... tapi emg second kan? sepedanya kan turunan dari kakak ku dl! ^_^

Habis itu, pas aku jalan bareng sm sepeda ku, ada bapak-bapak yang bilang, sepeda itu dinaiki, bukan diajakn jalan bareng!

Huh! Dasar si bapak! Jalanannya kan lagi nanjak, jadi terasa berat kalau sepedanya dinaiki.

Emg udh sifat ku dari dulu, kalau dibilang kyk gt sm org yg ga ku kenal, atau digangguin sm preman iseng tak tau diri, aku lebih memilih untuk diam sambil nunduk. Ibaratnya, biarlah anjing menggonggong, namun kafilah tetap berlalu. (kyk gt yach? ^_^)

Pas mau balik kerumah, karena udah hmpir setengah jam lebih aku bersepeda-sepeda ria keliling kampung, tiba-tiba aja ada perasaan aneh dalam diri ku. Kesimpulannya, aku seperti punya indera ke enam alias six sense. Aku tersungkur dan terjatuh dari sepeda, pas sepeda ku melaju kencang dijalanan menurun. Karena yang aktif cuman rem depan, tanpa sengaja rem depannya ku pegang erat-erat hingga sepeda ku berhenti mendadak dan aku pun tersungkur jatuh. Bahasa minangnya, "jatuah kudo". *wuih!! keren namanya!!*

Sebenarnya perasaan mau jatuh ini sudah terlintas di benak ku, sekitar 10 menit sebelum aku jatuh. Ada perasaan yang mengatakan bahwa aku akan jatuh. Ngomong2 soal ini, sebelumnya aku juga punya perasaan bahwa aku ga bakalan ketemu sm si kecebong lagi setelah pertemuan ku dengannya, saat dia ke Bkt skitar bulan Maret dl. Dan itu terbukti! Waktu SMA dl, aku jg pernah punya insting bahwa anak kucing itu akan mati. Dan ternyata beberapa menit setelah insting ku itu, kucing itu memang mati ditabrak. Namun anehnya, aku tahu hal jelek itu akan terjadi, tapi aku tak tahu tepatnya kapan. Misalnya kyk mau jatuh dari sepeda tadi. Aku tahu aku akan jatuh dari sepeda, tapi aku tak tahu tepatnya dimana dan jam berapa aku akan jatuh. Sama pula halnya dengan si kecebong. Aku tahu, aku tak akan pernah lagi bertemu dengannya dan tak akan pernah berhubungan lagi dengannya (alias putus komunikasi), tapi aku tak tahu kapan waktunya.

Inilah hasil dari jatuah kudo yang menimpa ku dihari akhir di tahun 2008 kemaren:




Hehehe… keren kan!! ^_^

Oleh karena itu, ceritanya ku sambung aja yach! (^_^) Lagian, aku juga ga terlalu bangga dengan six sense yang aku punya dalam diri ku. Aku menghiraukannya!

Setelah jatuh tersungkur, cepat-cepat aku langsung berdiri. Dan untung saja, pas aku jatuh ga ada yang lihat. Cuman waktu jatuh ada mobil panther yang lewat. Mungkin hanya sopir dan orang-orang yang ada dalam mobil itu saja yang tahu bahwa ada cewek bongsor yang jatuah kudo dari sepeda. Hueh! Peristiwa yang memalukan bgt!

Seingat ku, terakhir jatuh dari sepeda, waktu aku kelas 2 SMA dl. Ga ada yg mentertawakan, cuman ada anak kecil yang baru berumur sekitar 4 th, yang teriak bilang ke mamanya, ada orang jatuh di depan rumahnya. Sampai sekarang, bekas jatuh itu masih tertempel manis di lutut kiri ku. *kok bekasnya ga mau ilang-ilang yach?* ga tau!

Pas mau berdiri saat aku jatuh dari sepeda, aku malah ketawa. Tujuannya, biar manusia2 yang ada dimobil panther itu ga cemas dengan keadaan ku. Diperjalanan menuju rumah setelah aku jatuh, aku cuman bisa tersenyum dan tertawa kecil dengan sikap jatuh ku yang bisa dibilang, jatuhnya keren. Jatuah kudo! Sayangnya, aku ga bisa ambil gambarnya! (^_^) *gmn mau ambil gambarnya? yg mau ambil gmbarnya aja udah jatoh!* hehehe… iya jg yach! ^_^

Setiba dirumah, aku malah ditertawakan sm org rumah. Aku juga ikutan tertawa, tapi air mata ku koq keluar jg yach? *aneh!* hu’uh!

Dasar lady biker keras kepala plus nakal, sekitar jam 2 siang berikutnya aku kembali lagi bersepeda keliling kampung/jorong. Kali ini ke jorong bagian atas dari perumahan Kubang Putiah. Padahal, luka yang ada didua lutut ku masih terasa sakit. Ditambah lagi luka yang ada didua telapak tangan ku yang tergores ke aspal gara-gara jatuh dari sepeda tadi. Tapi itu semua tak mengapa bagi ku. Karena diri ku emg hobi bgt bersepeda ria. Apalagi yang dijelajahi itu adalah kampung-kampung/jorong sambil melihat pemandangan alam yg indah. ^_^

Subhanallah. Tempat yang satu ini keren bgt. Pemandangannya, Subhanallah indahnya. Sayangnya aku ga bawa kamera. Kalau ada kamera, pasti bakalan ku poto.

Rencananya, mau terus ke atas. Tapi aku bener-bener udah ga kuat. Jalannya yang menanjak membuat ku ga kuat buat narik sepeda ku ke atas. Ditambah lagi dua telapak tangan ku yang masih cedera.

Dan yang paling seru adalah, pas mau turun. Karena jalanannya menurun, jadi cepat sampai ke bawah. Karena rem sepeda ku masih belum diperbaiki. Jadi aku mesti hati-hati turun dari tanjakan. Karena jalanan yang satu ini, belum dijamah aspal. Masih terdiri dari bebatuan dan kerikil-kerikil tajam.

Rencananya, minggu besok kalau ke Bkt lagi, aku mau jelajahi jorong yang paling atas sambil bawa kamera. ^_^

Malamnya, aku terkapar. Mungkin karena sudah lama tidak bersepeda, badan ku sakit-sakit semua, ditambah lagi dengan bekas biru-biru yang ada di tubuh ku. Tapi itu semua tak mengapa bagi ku. Karena siangnya aku sangat senang bisa melihat pemandangan yang indah dan bersepeda ria, hingga sejenak aku dapat melupakan segala permasalahan ku.

Karena memang tidak bertujuan untuk merayakan pergantian tahun, belum tepat jam 10, aku sudah tertidur. Aku tidak tau lagi apa yang sedang terjadi diluar sana. Karena aku memang tidak pernah menghiraukan yang namanya pergantian tahun baru. Lagipula saat aku kesana, entah kenapa Jam Gadang dan kota Bkt di tutup untuk umum. Jam Gadang ditutup dengan bendera Jerman yang sangat besar (“marawa” dlm bhs minangnya). Bagi ku, itu semua tak apa, krn sleep is the best more than everythink! ^_^ Bkt di tutup untuk umum. Jadi tidak ada acara perayaan malam pergantian tahun di kota itu.

Jam 6 pagi tanggal 1 Jan 2009, aku sudah bangun. Ini kali pertamanya selama nginap di Bkt, aku bangun jam 6, kecuali untuk sholat subuh, bangunnya jam 5 lewt seperempat. Habis itu tidur lagi. Rencana ku di pagi hari awal tahun ini adalah bersepeda dari perumahan Kubang Putiah menuju kota Bkt. Hahahahahaha… *knp ketawa?*

Aku gilak yach? Ya iyalah aku ketawa, mama ku saja tak menyangka aku bakalan bersepeda sejauh itu. Bukan ari namanya, kalau tidak melakukan hal-hal aneh dan gila yang ada dalam otaknya. Tapi, pas hampir setengah jalan menuju kota, ada yang heran di kaki ku. Aku baru sadar kalau ternyata sandal jepit yang ku pakai beda warna! Yang kiri warnanya merah, yang kanan warnanya orange! *hihihihihi...* (silahkan tertawa) Tapi untung saja ga ada tahu. Jadi aku ga diketawain pas dijalanan. (^_^)

Awalnya, aku bilang ke mama bahwa sebelum jam setengah 8 aku bakalan pulang. Tapi gmn mau pulang, jam segitu aku baru tiba di kota. Karena jalannya menurun, perjalanan dari Kubang Putiah yang ku mulai pukul setengah 7 lewat dikit, jadi bisa nyampe di kota Bkt dalam waktu 40 menit. Sebenarnya bisa 30 menit, tapi karena aku tersesat dikampung2 org, jadinya telat 10 menit menuju kota. Setiba disana, aku melaju ke pasar bawah. Sebelumnya aku keliling2 dl ke kampuang tangah sawah sambil liat2 yg mana rumah si kecebong. Dan sepertinya aku menemukannya. Tapi aku masih ragu, apakah rumah yg ada mobil ber-plat B itukah? atau tidak?

Rencananya, aku mau menyelidiki lagi. Tapi belum tahu kapan pastinya. Mungkin tunggu memar-memar di badan ku sembuh dl.

Pikiran ku, setiba di kota aku bakalan ketemu kumpulan orang-orang yang bersepeda pagi di Bkt. Eh, ternyata ga! Ga ada yang bersepeda pagi. Yang banyak cuman pejalan kaki. Entah mungkin karena aku yang kesiangan baru nyampe di kota, entah gmn, aku juga ga tau! Rencananya, mau ikut jalan bareng sama mereka juga. Tapi kenyataannya malah beda dengan yang dipikiran ku.

Aku ngajak jalan bareng sepeda ku lagi, pas ditanjakan menuju pasar atas lewat Kebun Binatang. Pas dijalanan yg datar, aku kembali melacak sepeda ku, hingga turun dijalanan yang menurun dekat Jam Gadang. Disana aku melihat Jam Gadang yang ditutup dengan bendera Jerman yang sangat besar. Sayang lagi, aku tidak mem-poto Jam Gadang yang di tutup itu. huh! ;(

Sepeda ku melaju lagi dan berkelok pas dilapangan kantin. Kemudian belok kekanan, dan berjalan pelan dekat perumahan Birugo. Soalnya, pas balik k Kubang Putiah, jalan yang dilalui bnyk tanjakan. Mau tidak mau, aku terpaksa ngajak jalan bareng sepeda ku lagi. Capek!

Kemudian disalah satu jalan yang ada dikampung, ada jalanan yg kayak gn:


Wuihhh!!!... jalanan yg satu ini keren bgt! Pas lagi selunjur, kereennn!! Ga bisa diungkapkan dengan kata-kata. Mending, dicoba aja lgsg! ^_^ aku aja, nyobanya sampai 2 kali, itupun masih pengen lagi. Yang paling seru ntu, waktu seluncur dijalanan yang menurun, pengen teriak, tapi malu! Ntar diliat bnyk orang. Lagipula, waktu itu hari udah mulai siang dan jalanan udah mulai rame. ^_^

Karena hal gila ku takut dilihat orang, mending kapan-kapan aja ku ulangi seluncur tsb. Soalnya waktu sudah menunjukkan pukul setengah 9, mending aku pulang aja. Lagipula, aku ga bilang ke mama kalau aku pergi bersepedanya ke kota.

Dan yang menyedihkannya adalah perjalanan menuju pulang ke Kubang Putiah. Mau tidak mau aku terpaksa ngajak jalan bareng sepeda ku. Soalnya jalannya banyak tanjakan dan aku juga udah ga sanggup buat melacak sepeda ku. Tiba-tiba saja seluruh badan ku sakit-sakit. Mungkin karena luka waktu jatuh kemaren yang belum sembuh.

Sesekali pas tiba dijalan yang datar aku sempatkan untuk mengayuh sepeda ku, tapi lebih banyak diajak jalan bareng.

Setiba dirumah, ku ceritakan semua pengalaman ku pagi itu ke orang rumah. Spontan mereka terkejut. Aku bersepeda hingga ke kota Bkt? Hehehe… diri ku emang lady biker yg keras kepala dan pantang menyerah kan?

Pokoknya, aku senang bgt dgn perjalanan bersepeda ku ke Bkt waktu itu. Aku bisa mengatakan bahwa diri ku tidak sama dengan perempuan-perempuan lainnya, yang bisanya cuman sibuk mikirin soal cowok, pacaran, nangis/ngambek berhari-hari bahkan berbulan 2 atau bertahun2 gara-gara diputusin sm cowoknya, hobi bamantiak-mantiak ria alias poto-poto diri, atau cuman berdiam diri sambil duduk-duduk manis dirumah tanpa melakukan sesuatu. Itu semua membuat ku muak. Maka dari itu, aku ingin membuat perubahan, bahwa aku berbeda dengan perempuan-perempuan kebanyakan lainnya. Aku senang melakukan kegiatan yang terencana dalam otak ku. Kalau kegiatan itu akan membuat ku senang, kenapa tidak? Walaupun hal itu oleh sebagian orang adalah konyol atau gila. Karena mungkin hanya aku yang bisa melakukannya! ^_^

Setelah minum teh yang dibuat oleh mama ku, aku langsung terkapar. Soalnya sebelum pergi bersepda ke kota, aku ga minum dan ga makan apa-apa. Aku tertidur hingga jam 2 siang. Untung saja waktu itu aku sedang tidak shalat.

Malamnya, semua badan ku sakit-sakit. Untung saja kakak ku memberi obat penghilang rasa sakit. Jadi, belum tepat waktu menunjukkan pukul 10 malam, aku sudah tertidur dengan pulasnya. Aku tak tahu lagi apa yang sedang terjadi diluar sana. Yang penting aku tidur untuk memulihkan kondisi badan ku. Tapi itu semua tak membuat ku menyesal. Aku senang dan menikmati kegiatan bersepeda ku. (^_^)


Wslm.