Kejadian ini emg benar2 aneh dan baru kali ini aku alami. Kalau ke tempatnya, mungkin udah lebih dari dua kali aku ke tempat wisata bersejarah Batu Batikam di Batusangkar. Tapi kejadian aneh ini bari kali ini aku alami sendiri...!!
Waktu jalan-jalan kesana hari minggu kemaren, sebelum masuk kota Batusangkar, kami mampir dulu di tempat wisata bersejarah Batu Batikam. Letaknya tepat di tepi jalan. Karena masuknya ga bayar, jadi kami bebas masuk kesana. Karena saat itu cuaca sedang tidak bersahabat, alias lagi mendung dan sedikit gerimis, jadi pengunjung yang datang ke tempat itu tidak begitu banyak. Waktu itu hanya kami saja yang berkunjung ke tempat itu.
Tempat wisata bersejarah Batu Batikam bisa dibilang lumayan menyeramkan juga. Sebelum masuk saja kami harus mengucapkan salam kepada ahli kubur di pintu masuk, lantara tempatnya dikelilingi dengan kuburan-kuburan orang-orang dulu (raja-raja terdahulu yang mendiami beberapa istana/rumah gadang di Batusangkar). Selain itu, ditempat itu juga terdapat dua pohon beringin yang sangat besar dan sudah sangat tua, karena akar dan ranting-ranting pohon tersebut sudah kelihatan rapuh dan tua.
Jadi, pada saat Papa menyuruh ku mengambil foto Batu Batikam, entah kenapa setelah gambarnya aku ambil, tiba-tiba saja kamera ku mati sekitar beberapa detik. Kurang lebih 2 detik. Aku jadi heran! Koq tiba2 sj kamera ku bisa kayak gni? Aku pikir kamera pinjaman dari kakak ku itu, rusak! Kalau iya, matilah saya!!!
Kemudian, aku foto objek yang lain, namun daerahnya masih disitu. Aku memfoto dua spanduk yang berada dekat Batu Batikam. Dan hasil dari ketiga setelah jepretan itu juga sama. Sesaat setelah aku mengambil objek, tiba-tiba saja kamera ku mati mendadak selama kurang lebih 2 detik.
Setelah pergi dari sana, dan kami berhenti disebuah Mesjid untuk sholat Dzuhur, ku coba lagi untuk memfoto objek lainnya di Mesjid itu. aku memfoto sebuah objek bunga dihalaman Mesjid itu. Setelah objek ku ambil, cara kerja kamera ku kembali seperti semula, yaitu setelah objek di jepret, maka kamera akan masih tetap hidup seperti semula, alias tidak mati selama beberapa detik seperti waktu aku memfoto di Batu Batikam tadi.
Entah apa yang terjadi, jelas aku tidak tahu. Untuk berpikir yang macam-macam alias berpikiran negatif, aku malas bwt mikirin yang kayak gituan. Soalnya, aku orang yang tak begitu percaya sama soal mistis atau sejenisnya. Mungkin saja yang dikatakan Papa ku benar, mungkin saja tidak. Lillahita’ala aja lah. Mudah2-an setelah kejadian ini tidak ada apa-apa diri ku. *Amin Ya Rabbil’alamin* ^_^Wslm.