Susahnya Berdakwah

Kemaren adalah hari pertama ku posting diblog ku yg di Mp ditahun ini. Subhanallah, baru saja aku posting, beberapa jam setelah itu ada seseorang yg biasa ngasih comment setiap aku posting di blog itu.

Itulah salah satu dari sekian banyak umat manusia di bumi Indonesia ini (khususnya) yg memiliki sifat yg hmpir dimiliki oleh setiap masyarakat kita, tak terkecuali terkadang aku juga begitu.

Menurut ku, isi postingan ku yg di Mp biasa saja. Tak ada yg istimewa. Hanya ingin berdakwah melalui media internet dengan cara memposting tentang Islam lewat blog ku yg di Multiply. Itu saja!

Tapi, komentar yang diberikanlah yg membuat ku terpaksa mendelete comment tersebut. Aku berkecil hati. Aku teriba. Salah ku apa? Bukankah berdakwah secara kecil-kecilan seperti itu merupakan suatu ibadah? Tujuan ku membuat postingan itu hanya untuk memberikan ilmu, pengetahuan, dan informasi kepada sesama kerabat yg muslim. Itu saja! Tapi kenapa komentar yg diberikan begitu membuat ku berkecil dan bersedih hati?

Itulah sifat manusia yg benar-benar aneh, apabila kita berbicara tentang agama, baik itu secara langsung maupun tidak lgsg, pasti ada saha celaannya. Yg mengatakan bahwa kita seperti uztazahlah, yg menyinggung kita seperti uztazah yg biasa ceramah pagi di tv lah, atau celaan-celaan lainnya yg terkadang menyakitkan perasaan kita dan membuat ku berkecil hati. Jujur saja, aku ini type org yg pe-iba hati. Sedikit saja di bohongi, dimarahi, atau ada yg menjauh dri ku secara diam-diam, aku sedih. Sangat sedih!

Mungkin seperti itulah dulu saat para Nabi kita berdakwah sembari menyebarkan agama Allah. Penuh dengan komentar-komentar pedas, celaan demi celaan yg terkadang menyakitkan hati, bahkan sampai ada yg menyakiti fisik seorang pendakwah yg mengajarkan ttg agama Allah.

Aku pun bingung. Kenapa harus seperti itu? kenapa harus di cela? Kenapa harus disindir? Cukup di baca, di perhatikan, di lihat, dan kalau bisa di ikuti (Alhamdulillah), itu saja sudah cukup! Tak perlu memberikan komentar seperti itu.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa org yg seperti itu. Dan semoga Allah memberikan pahala yg berlimpah dan kemudahan bagi para pendakwah, serta melapangkan segala urusan/masalahnya. Amin Ya Rabbal’alamin.


Wslm.